Kegiatan reklamasi lahan paska tambang mutlak dilakukan salah satunya dengan penerapan teknologi fitoremediasi dan bioremediasi. Untuk melakukan fitoremediasi diperlukan ketepatan pemilihan tanaman yang mampu menyerap unsur cemaran sehingga dapat berlaku sebagai hiperakumulator logam (Prasad & Freitas, 2003). Demikian pula pada konsep Bioremediasi dengan memanfaat mikroba, perlu diketahui jenis dan karakter mikroba yang sesuai dan mampu mereduksi senyawa cemaran yang terdapat dalam tanah. Penelitian ini merupakan penelitian series dengan tujuan penelitian tahun 2016 adalah; Evaluasi dan pemeliharaan plot reklamasi dengan penggunaan tanaman lokal. Analisis Kandungan logam cemaran pada tanah lahan rekalamasi. Mengetahui isolat bakteri dengan potensi reduksi Cr6+. Mengetahui keragaman bakteri pada cekdam (aliran air) dan Pembuatan pellet bakteri untuk aplikasi pada tanah. Hasil penelitaian menujukkan bahwa jenis tanaman ketapang (Terminallia catapa dan Nyatoh (Palaquium sp.) memiliki Kemampuan tumbuh yang baik dibandingkan jenis lainnya. Kadar logam berat yang terkandung dalam tanah reklamasi sangat tinggi sehingga sangat mempengaruhi kemampuan tumbuh dan pertumbuhan tanaman ujicoba. Hasil identifikasi bakteri asal cekdam didapatkan 18  isolat bakteri berbeda. Sebanyak 13 isolat  lokal bakteri asal tanah tambang nikel diketahui memliki ketahanan terhadap Cr6+ dan mampu mereduksi Cr6+. Isolat F2 menunjukkan kemampuan reduksi tertinggi hingga 41,6 % pada konsentrasi Cr6+ 5ppm. isolat terpilih sebagai bahan pelet adalah isolat A2, D4 dan F2.t.

 

Tim Peneliti Lokasi Penelitian  Tahun 
Iwanudin, S.P. M.Sc PT. Antam UPBN Maluku Utara, Buli 2016
Rahma Suryaningsih, S.Hut.    
Margaretta Christita, S.Hut, M.Biotech