Pengelolaan hutan merupakan usaha yang dapat dilakukan dalam rangka mewujudkan hutan lestari berdasarkan tata hutan, rencana pengelolaan, pemanfaatan hutan, rehabilitasi hutan, perlindungan hutan dan konservasi. Praktek Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) merupakan sistem pengelolaan hutan yang dapat dikembangkan dalam mengelola kawasan hutan yang telah diokupasi oleh masyarakat. Kawasan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Poigar merupakan wilayah kawasan hutan yang telah mengalami degradasi ekologi, ekonomi dan sosial yang cukup signifikan karena adanya aktifitas perambahan kawasan untuk pengembangan areal pertanian dan kawasan pemukiman. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui tipologi konflik dalam pengelolaan KPHP Model Poigar; 2) Mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan KPHP Model Poigar; 3) Mengetahui informasi teknik pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan KPHP Model Poigar. Penelitian dilaksanakan di kawasan KPHP Poigar yang secara admisnistrasi berada di Kabupaten Minahasa Selatan dan Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PAR (Participatory Action Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Permasalahan konflik di KPHP Model Poigar dapat terpetakan menjadi 3 (tiga) jenis konflik yaitu konflik tata batas kawasan, konflik kewenangan, dan konflik dalam pemanfaatan sumberdaya alam hutan; 2) Masyarakat desa sekitar KPHP Model Poigar memiliki tingkat ketergantungan yang cukup tinggi terhadap kawasan KPHP Model Poigar; 3) Skema kemitraan merupakan model pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang dapat diterapkan dalam pengelolaan KPHP Model Poigar.

 

Tim Peneliti Lokasi Penelitian Tahun
Arif Irawan, S.Si KPHP Model Poigar 2015
Iwanudin, S.P. M.Sc     
 Isdomo Yuliantoro, S.Sos, M.Si